Beranda Puisiku

[Puisi] Segelas Anggur

Pinterest

Menahan air mata, itu sama sulitnya dengan menarik batu seberat 10 ton! Tesekat, terjerat, tertahan di tenggorokan. Pahit!

Kasih, terkadang aku jatuh pada titik di mana semua terasa pahit.

Jika saja ada tempat di mana penyatuan ada tanpa syarat, aku akan hidup dan menarikmu ke tempat itu

Tapi sayang, kita hidup di mana adat berlaku melebihi hukum Tuhan

Namun, ada yang lebih pahit dari itu semua

Adalah ketidakpastian.

Aku pernah jatuh sekali, dalam kepastian yang ketidakpastian

Kau mengajakku meminum anggur di meja yang sama dengan tirai yang memisahkan kita

Anggur menjadi hambar, namun kucoba meneguknya sampai habis,

Sekali lagi aku jatuh pada lubang harapan yang menyesakkan dada

Tapi tenanglah, karena aku juga hidup di dunia yang sama denganmu

Aku akan tetap meminum anggur bersamamu, walau sekak ditenggorokanku semakin pahit dan pahit
____

26 Okt. 2018

2 thoughts on “[Puisi] Segelas Anggur

Thankyuuu sobat telah berkunjung di blog Ainhy Edelweiss. Silahkan meninggalkan jejak di kolom komentar yah, xoxo

Back To Top
error: Content is protected !!