Resensi Buku

Sahabat Baru Naira

JUDUL: GIRLS’ CORNER: SAHABAT BARU NAIRA
PENULIS: RISTEE
PENERBIT: GRAMEDIA
TAHUN TERBIT: 2013
ISBN: 978-979-22-9827-7
TEBAL: 240 HALAMAN
MY RATE: 4/5

 

BLURB
Naira tidak pernah menyangka dirinya bisa berteman dengan Audrey, yang notabene anak populer nan menyebalkan di sekolah. Naira menjadi satu-satunya yang percaya bahwa Audrey tisak seburuk yang dibicarakan orang-orang. Bahkan dia mulai melihat sisi baik Audrey yang selama ini tak bisa dilihat orang lain. Vinka, Alin, dan Kanya nggak berhenti bertanya mengapa Naira bersikap baik kepada Audrey. 
 
Pertemanan Naira dan Audrey malah menimbulkan masalah. Adrian, kakak Audrey yang selama ini digebeti Kanya, ternyata menyimpan rasa pada Naira. 
 
Lalu,  apakah yang akan Naira lakukan?  Apakah dia rela mengorbankan persahabatannya demi seorang cowok?  Dan,  bagaimana persahabatan Naira dengan Vinka, Kanya, dan Alin?  Apakah semua itu akan rusak karena kini Naira bersahabat dengan Audrey, yang selama ini selalu membuat masalah dengan geng Girls’ Corner? 
 
Fairy talks…
Hallo teman-teman Fairy Book…
Kalian suka baca buku teenlit nggak?  Nah meskipun buku yang aku baca satu ini nggak sesuai dengan masaku tapi nggak apa kan sekali-kali baca buku yang bisa buat kita flash back gitu hihi…
Novel yang satu ini merupakan salah satu dari empat series Girls’ Corner, sayangnya aku langsung baca part Sahabat Baru Naira. Ini juga pertama bagiku baca karya RisTee yang menurutku OK banget.
Nah dalam seri yang satu ini bercerita tentang kisah Naira.
Naira yang nggak pernah ngomingin soal cowok saat ngerumpi dengan teman-temannya, Naira yang paling setia jadi pendengar curhatan sahabat-sahabatnya. Untuk soal persahabatan, Naira memegang teguh solidaritas meski udah jarang ketemuan, dan soal cinta…? Ini dia biang keroknya.
Audrey yang awalnya kuduga pemeran antagonis dalam novel ini ternyata memiliki sisi yang belum pernah terlihat oleh siapapun di sekolahnya tak terkecuali Naira. Apa sih yang membuat Naira beda dari yang lain bahkan dari sahabatnya sendiri?
Well,  baca buku ini cukup mengasyikkan gaess,  pasalnya kisah Naira sangat menggemaskan. Saat dia harus memutuskan berteman dengan Audrey atau memilih sahabat-sahabatnya. Dan soal kisah cinta, ini yang kerap terjadi. Naira bahkan nggak pernah tahu kapan perasaan itu muncul ketika Adrian, kakak Audrey yang juga gebetan Kanya sahabat Naira, harus mengalami situasi yang rumit. Nah rumit kan? Jatuh hati sama gebetan sahabat  sendiri.
Meski topik dalam novel ini bukan sesuatu yang baru di kalangan remaja, aku nggak tau kenapa penulis bisa membuatku ketagihan melahap kisah Naira sampe habis hihi..
Btw,  aku penasaran nih ama sahabat-sahabat Naira yang lain, soalnya di seri ini mereka nggak terlalu mencolok, cek per cek ternyata ketiga sahabat Naira ada seri yang lainnya. Waw!  Jadi penasaran
.
Saran untuk tokoh Adrian,  ekhem.. “jadi cowok jangan kelamaan dong, masa ia nembak aja pake lama. Ntar kalo Naira disambet yang lain gimana? Hehe…”
Upss.. Kayanya aku kebawa suasana deh. Hahaha
Membaca kisah Naira mengingatkan kita bahwa nggak semua kisah persahabatan itu mulus, akan ada hal-hal yang membuat kita tersandung. Apalagi, soal perasaan. Nggak ada yang bisa memaksa kapan dan bagaimana perasaan itu muncul. Meski begitu, justru saat menghadapi situasi sulit, sahabatlah yang paling dibutuhkan.
Bagi teman-tenan pecinta Teenlit, buku yang satu ini bisa jadi teman kamu di akhir pekan.

So.. What are you waiting for? 🙂

Thankyuuu sobat telah berkunjung di blog Ainhy Edelweiss. Silahkan meninggalkan jejak di kolom komentar yah, xoxo

Back To Top
error: Content is protected !!