Artikel

Pentingnya Memberikan Edukasi Menstruasi Kepada Anak Perempuan

Suatu hari sahabat saya bertanya tentang kapan mulai mengalami menstruasi pertama kalinya dan bagaimana respon saya saat itu. Spontan saya mengingat kembali kejadian pertama kali saat mengalami menstruasi sebelum duduk di bangku SMA. Sambil tersenyum saya ceritakan pengalaman menstruasi pertama kepada sahabat. Jujur, waktu pertama kali menstruasi, saya menangis dan tidak tahu harus melakukan apa. Beruntung ketika pulang sekolah nenek menebak bahwa saya telah menstruasi dan memberitahu apa yang harus saya lakukan.

Masa itu saya dan ibu tidak serumah dan edukasi seputar menstruasi tidak didapatkan. Itulah yang membuat saya kaget dan sedih saat pertama kali mengalaminya. Setelah menikah dan punya anak perempuan, kesan menstruasi yang kurang menyenangkan tersebut tak ingin terulang kembali pada anak perempuan saya. Untuk itu sebagai ibu, memberikan edukasi seputar menstruasi kepada anak perempuan sangatlah penting. Tapi sebelum itu, tentunya saya harus mendapatkan bekal pengetahuan tersebut.

Edukasi menstruasi kepada anak perempuan

Beruntungnya pada tanggal 27 Mei 2021 kemarin, saya berkesempatan mengikuti webinar “Sehat dan Bersih saat Menstruasi.” Untuk ingatan memori jangka panjang agar kelak ketika anak perempuan saya sudah remaja, saya bisa membuka kembali pengetahuan yang didapatkan dengan mengabadikannya di blog ini. Mudah-mudahaan bermanfaat buat moms juga.

Ini Kata Para Ahli Tentang Pentingnya MKM

Dalam rangka menyambut Hari Kebersihan Menstruasi, Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia (POGI), Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia dan Mundipharma Indonesia menyelenggarakan Webinar ‘Sehat dan Bersih Saat Menstruasi’ yang diikuti oleh 1.000 perempuan Indonesia. Webinar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai pentingnya Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM). Selaras dengan hal ini, Mundipharma Indonesia juga meluncurkan kampanye #YangIdeal yaitu kampanye edukatif yang mengajak perempuan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ kewanitaan dengan cara yang tepat  dan sesuai kebutuhan.

Hari Kebersihan Menstruasi diperingati setiap tanggal 28 Mei untuk meningkatkan kesadaran perempuan akan pentingnya MKM, serta mematahkan stigma dan norma sosial negatif terkait menstruasi yang masih dianggap tabu di masyarakat. Peringatan ini menjadi sebuah aksi tahunan yang melibatkan pemerintah, organisasi, pihak swasta dan masyarakat luas.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Dwi Oktavia Handayani, M. Epid mengatakan, “Menstruasi merupakan proses biologis yang normal dialami setiap perempuan. Setiap anak perempuan idealnya mendapat pengetahuan mengenai menstruasi sebelum mengalami menarke (menstruasi untuk pertama kalinya). Pengetahuan ini sangat penting agar anak perempuan dapat menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim kewanitaan selama masa menstruasi, serta tetap bisa beraktivitas dengan nyaman. Untuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta terus melakukan edukasi mengenai MKM, salah satunya melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang menyasar anak usia sekolah dan remaja. Kami juga mendorong masyarakat luas untuk aktif mencari informasi kesehatan yang benar termasuk mengenai MKM kepada tenaga kesehatan terdekat.”

Meski pengetahuan mengenai MKM sangat penting bagi perempuan, data menunjukkan bahwa hanya 5 dari 10 anak perempuan yang tahu apa yang harus dilakukan pada saat menarke; hanya 6 dari 10 anak yang bertanya mengenai menstruasi ke ibunya. Ironisnya ibu justru menjadi sumber stigma, mitos, kepercayaan dan miskonsepsi yang merugikan kesehatan perempuan; hanya 5 dari 10 anak perempuan yang mengganti pembalut setiap 4-8 jam, sisanya mengganti pembalut 2 kali sehari; dan hanya 5 dari 10 anak perempuan yang mencuci tangannya sebelum dan sesudah mengganti pembalut.

Lanjut, Anggota Pengurus Besar Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG(K), MPH menjelaskan, “Pada saat menstruasi, risiko infeksi meningkat karena bertambahnya jumlah bakteri buruk di vagina, akibat turunnya tingkat keasaman vagina karena keberadaan darah haid. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan MKM di antaranya membersihkan vagina secara benar, teliti dan berkala; menggunakan air bersih mengalir dengan cairan pembersih antiseptik kewanitaan yang sesuai dengan pH vagina dan dapat digunakan saat menstruasi; menggunakan pembalut bersih dan dapat menyerap darah dengan baik; serta mengganti pembalut secara teratur minimal setiap 4 jam sekali. Apabila merasakan gejala yang tidak normal saat menstruasi, maka dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.”

Lebih lanjut Prof. Dwiana menerangkan, “Tidak hanya pada saat menstruasi, perawatan area vagina juga harus diperhatikan setiap hari. Hal ini untuk menjaga kesehatan dan menghindari masalah seperti keputihan, gatal, bau tidak sedap, peradangan, hingga pencegahan penyakit serius seperti kanker serviks. Merawat vagina sangatlah mudah, yaitu dengan membasuh vagina dengan air mengalir setelah buang air kecil dan besar; hindari membersihkan vagina dengan sabun mandi, melainkan gunakan pembersih kewanitaan yang sesuai dengan pH vagina dan mendukung flora normal di area kewanitaan; gunakan tisu berbahan lembut untuk mengeringkan vagina; cuci tangan sebelum dan sesudah membersihkan vagina; menggunakan celana dalam berbahan katun; serta ganti celana dalam saat terasa lembab atau basah. Bagi perempuan yang sudah kontak seksual dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan pap smir atau IVA secara teratur.”

Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Jakarta, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi., memaparkan, “Anak perempuan yang tak pernah melakukan pembicaraan tentang menstruasi cenderung merasa takut, malu dan bingung saat menarke. Padahal jika ibu meluangkan waktu untuk membicarakan hal ini dengan putrinya, banyak manfaat yang didapat, antara lain kesehatan reproduksi yang lebih baik serta kedekatan ibu dan anak. Tidak sedikit anak perempuan yang mencari informasi sendiri dari teman atau internet, dan mendapatkan info yang tidak tepat, padahal berharap bisa membicarakan hal ini dengan ibunya. Oleh karena itu, ibu perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang cara membicarakan menstruasi. Berikut adalah tips untuk mendiskusikan menstruasi dengan anak :
(1) Ingat bahwa ibu adalah sosok yang diharapkan membicarakan menstruasi, jadi bekali diri dengan informasi yang benar;
(2) Buang pemikiran bahwa bicara menstruasi itu tabu, sebaliknya justru penting melakukannya;
(3) Jangan berpikir bahwa topik menstruasi bisa dibicarakan dalam 1 kali pertemuan, lakukan berulang kali secara bertahap;
(4) Bersikap positif karena isu menstruasi bisa sensitif buat anak perempuan;
(5) Lebih baik banyak bertanya dan mendengarkan, daripada langsung menceramahi;
(6) Jelaskan secara kongkrit dengan gambar dan benda yang digunakan;
(7) Jelaskan pula kepada anak laki-laki, supaya mereka dapat menghormati perempuan yang sedang menstruasi.

Narasumber edukasi menstruasi
Country Manager Mundipharma Indonesia, Mada Shinta Dewi

Country Manager Mundipharma Indonesia, Mada Shinta Dewi menyampaikan, “Mundipharma Indonesia terus berkomitmen memperbaiki kualitas hidup masyarakat Indonesia, dalam hal ini perempuan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaannya. Sejak tahun 2017 Mundipharma Indonesia telah berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI dan POGI dalam menyelenggarakan program edukasi mengenai kebersihan menstruasi, serta membagikan Buku Saku ‘Sehat dan Bersih Saat Menstruasi’ kepada lebih dari 1,000,000 perempuan Indonesia. Melalui kegiatan edukasi ini, kami berharap perempuan Indonesia semakin mengerti cara menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaannya sedini mungkin, serta dapat terus beraktivitas dengan nyaman tanpa terhalang menstruasi.”

Pentingnya Peran Ibu Memberikan Edukasi Menstruasi Kepada Anak Perempuan

Bagi anak perempuan, ibu adalah pahlawan dan dunianya anak-anak. Untuk itu, saat beranjak remaja atau sebelum mengalami fase menstruasi, seorang ibu perlu memberikan edukasi. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya dalam webinar tersebut, ada beberapa tips yang bisa moms terapkan dalam memberikan edukasi. Menjadi sahabat dan memberikan contoh kepada anak perempuan bagi saya adalah salah satu tips jitu memberikan edukasi.

Perihal menstruasi ini memang tidak boleh disepelekan, walau fakta mengatakan masih banyak yang mengabaikan MKM seperti tidak mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut. Adapun risiko jika mengabaikan MKM tidaklah main-main. Perempuan bisa mengalami masalah pada area kewanitaan seperti gatal di area Miss V, bau tidak sedap dan masalah kewanitaan lainnya.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, di sinilah pentingnya peran ibu agar bisa mengedukasi generasi penerus sehingga tidak ada lagi perempuan yang mengalami masalah saat menstruasi seperti yang pernah saya alami saat masih remaja.

Solusi #YangIdeal dan Tepat Menjaga Kebersihan Perempuan

Mundipharma Indonesia melalui BETADINE® Feminine Care melakukan kampanye edukatif #YangIdeal untuk mengajak perempuan Indonesia mengetahui dan mengerti cara yang ideal dan tepat menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim kewanitaan, salah satunya dengan menggunakan pembersih khusus area kewanitaan yang ideal dan sesuai dengan kebutuhan sehari–hari, saat menstruasi, dan saat terjadi infeksi di organ kewanitaan Dalam hal ini BETADINE® Feminine Care menyediakan rangkaian produk area kewanitaan yang lengkap dan berkualitas tinggi, mulai dari pembersih kewanitaan sehari–hari dengan prebiotik; pembersih kewanitaan dengan kandungan daun sirih dan prebiotik; pembersih antiseptik kewanitaan khusus untuk mengatasi infeksi area kewanitaan dan antiseptik kewanitaan yang dilengkapi dengan aplikator; hingga tisu basah pembersih kewanitaan dengan prebiotik yang 100% biodegradable atau flushable.

Selain memberikan edukasi sehat dan bersih menstruasi kepada anak perempuan, tentunya juga merekomendasikan produk yang tepat dan aman digunakan di area kewanitaan saat menstruasi. Seperti yang diketahui bahwa produk Betadine sudah dipercaya lebih dari 50 tahun di seluruh dunia untuk mencegah dan mengobati infeksi. Ada BETADINE® Feminine Care merupakan rangkaian lengkap untuk mendukung kebersihan dan kesehatan area kewanitaan, mulai dari sehari–hari, menstruasi dan juga infeksi area kewanitaan. Untuk sehari–hari, BETADINE® Feminine Wash dilengkapi dengan Prebiotik yang merupakan makanan dari bakteri baik dan memberikan perlindungan alami sehari–hari. Untuk infeksi di area kewanitaan, BETADINE®  Feminine Hygiene dengan Povidone–Iodine yang memiliki spektrum luas dan terbukti mengatasi keputihan berlebih, gatal, bau tak sedap dan iritasi ringan yang kerap terjadi saat menstruasi.

Semua produk Betadine bisa didapatkan melalui https://shopee.co.id/betadineofficial yah moms.

Yuk mulai sekarang hidup sehat dan bersih saat menstruasi, moms jangan lupa edukasi anak juga agar terhindar dari risiko masalah area kewanitaan. Semoga artikel mengenai pentingnya memberikan edukasi menstruasi kepada anak perempuan bermanfaat.

Baca Juga: 

Daftar Kata-Kata Romantis Kepada Pasangan

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

44 thoughts on “Pentingnya Memberikan Edukasi Menstruasi Kepada Anak Perempuan

  1. Memang betul deh, ibu yang paling diharapkan memberikan informasi tentang menstruasi ini, meskipun di zaman now banyak info dari berbagai media 🙂 Ternyata masih banyak perempuan yang belum paham sepenuhnya mengenai manajemen kebersihan menstruasi. Senangnya ikutan webinar ini ya mbak 🙂

  2. Ini hal yang kadang terabaikan oleh ortu ya, Kak. Anak ABG kadang lebih cepat menstruasi sekarang, tapi sering ga tahu harus gimana kalau ga diedukasi kan bisa bahaya. Bisa menyepelekan masalah kesehatan yang nantinya memperparah kondisinya. Dengan pemahaman yang baik dan dukungan Betadine feminine Care, insyaallah menstruasi bisa berjalan secara normal tanpa komplikasi.

  3. Menarik nih pembahasan menstruasi ya mbak. APalagi seorang ibu harus berusaha menjelaskan dengan semudah mungkin agar putra putrinya memahami tanpa bertanya lebih lanjut lagi, hihihi. Kadang ortu suka bingung gitu jawabnya

  4. wah banyak sekali pastinya ilmu yang didapat ya mba, sayangnya saya ga bisa ikutan untuk kegiatan webinar ini, biar makin banyak tahu ilmu merawat area perempuan

  5. seneng ya sekarang kita udh gampang dapat edukasi lengkap tentang menstruasi ini, semoga bermanfaat dan bisa kita baikan ilmunya 🙂

  6. Penting banget ya khususnya aku sebagai seorang ibu nih.. Harus siap saat akan menjelaskan tentang menstruasi kepada anak.. Harus cari ilmunya dulu ya agar anak tidak kebingungan juga

  7. penting banget ya mbak untuk memberika edukasi menstruasi kepada anak khususnya anak perempuan. aku termasuk generasi yang ga dapet informasi itu dari ortu, justru banyak dapet dari sekolah dan teman2. maka dari itu aku berikhtiar sungguh-sungguh untuk anak-anakku

  8. Beberapa waktu ini tuh juga lagi ngasih tahu segala tetek bengek menstruasi ke adekku, sebelumnya udah kukasih tahu cuma belum detail karena takutnya dia makin bingung kalau belum ngalamin sendiri. Pelan-pelan sekarang mulai terus nanya tentsng banyak hal

  9. Saya juga waktu masa pubertas dulu nggak cukup informasi tentang menstruasi Mbak. Akhirnya malah sering dapat info hoax dari teman-teman.

  10. iya mbak, aku pun begitu dulu, nggak sampai nangis sih tapi lebih ke shock aja dan ibuku cuma lgsg kasih kain jarik buat pembalut. makanya sekarang ini bahkan ketika anak perempuanku masih berumur 4 th pun udah aku ajarkan tentang reproduksi perempuan biar ga kayak ibunya dulu

  11. Jadi ikut tercerahkan juga dengan sharing hasil webinar terkait pentingnya menjaga kebersihan menstruasi ini. Jadi sebagai ibu kita punya peran besar ya untuk mengedukasi anak perempuan mengenai hal ini. Noted banget. Menstruasi bukan hal yang tabu untuk dibicarakan tapi emang penting untuk dibahas agar anak mudah paham

  12. Dulu aku juga bingung waktu pertama kali menstruasi. Sebenarnya udah pernah dikasih tau waktu SD tentang menstruasi ini. Tapi kaget juga dan cuma bisa teriak-teriak dari kamar mandi karena takut darahnya kemana-mana.

  13. Aku kok samaan sih sama mbaknya. Meski tinggal serumah sama ortu tapi kami nyris tak pernah bahas itu. Ttg menstruasi jadi pas menstruasi nangis dan bingung.

    Meski diantara teman2 aku yg paling akhir menstruasi tapi kan aku g paham sebelum menjalaninya sendiri.

    Ehm, iya ya MKM ini penting untuk diketahui. Termasuk tidak boleh membersihkan pakai sabun.

    Jadi penasaran dg betadin

  14. Betadine ini variannya makin lengkap ya. Bukan hanya buat obat luka, tapi ada juga product khusus buat kebersihan miss V juga

  15. Siapalah lagi yang bisa memberikan edukasi soal menstruasi sedari dini jika bukan ibunya sendiri ya Kak. Termyata persiapan pengenalannya pun perlu dilakukan sebelum si anak mendapati menstruasi pertama.

  16. Betul sekali mbak setuju banget bahwa Kita harus banget mengajari anak perempuan Kita agar tidak salah Ketika mereka mengalami Menstruasi yang pertama kalinya ya mbak

  17. ibu2 sejagat raya harus paham ttg ilmu menstruasi dan bagaimana mengomunikasikan ke buah hati ya
    karena ini sesuatu yg sangat penting dan urgent utk dibahas secara mendetail

  18. Alhamdulillah mempunyai anak perempuan juga dan sempat edukasi hal2 yang di atas, apalagi pas sebelum masa haid
    5 tahun yang lalu. Duh berasa deh bawelnya seoramg Ibu, dan rasa khawatir, terutama soal kebersihan saat menstruasi.
    Alhamdulillah saat ini, tinggal reminder lagi ajaa dan sama2 mengingatkan juga.

  19. wah, sangat lengkap informasinya mb. benar nih, kadang mereka itu dapet info yang enggak-enggak dari teman-temanya, padahal belum tentu benar. justru malah lebih percaya temanya daripada ibunya sendiri, padahal kn ortunya justru lebih berpengalaman untuk masalah menstruasi.

  20. ilmu yang bagus banget ini mbaa..
    bisa jadi bekal ku kelak punya anak gadis, biar gak bingung ketika pertama kali menstruasi.
    terutama dalam hal menjaga kebersihan saat menstruasi karena penting banget ya untuk mencegah berbagai penyakit.

  21. Btw saya baru tahu nih ada peringatan hari kebersihan mestruasi, Akhirnya ketemu juga rekomendasi Betadine khusus kewanitaan dari mbak, termakasih mbak nanti saya coba deh 🙂 soalnya saya suka bermasalah sih dengan kewanitaan saat lagi mestruasi

  22. Saya udah kasih edukasi tentang haid ke anak perempuan saya sejak dia masih SD. Jadi gak kaget lagi ketika mulai haid. Paling cuma minta diajarin cara pakai pembalut karena memang belum pernah.

  23. Edukasi mengenai Manajemen Kebersihan Menstruasi harus diedukasi ke anak ketika sudah mulai terlihat tanda-tanda pubertas. Edukasi mengenai hal ini juga harus diberikan ke anak cowok agar mereka lebih memiliki empati ketika teman atau saudaranya saat mengalami menstruasi

  24. Pengalaman masa kecil tentang menstruasi memang berharga. Saatnya kita sekarang tidak mengulanginya. Pendidikan cara bersihin dan apa itu menstruasi memang harus diajarkan

  25. Aku punya banyak saudara yang usianya jauh lebih tua dari aku, sebelum aku menerima penjelasan tentang menstruasi ini aku sudah tahu apa itu menstruasi melalui pembicaraan saudara saudara ini…

  26. Menstruasi ini emang suatu peristiwa normal buat setap perempuan ya jd emang kudu diobrolin jangan ditabukan ya.
    Btw di rumah kami juga pakai pembersih kewanitaan betadine, paling suka deh sama yang pembersih bentuknya foam.

  27. penting banget biar gak bingung2 kaya masa kecilku pas pertama menstruasi, rasanya malu dan risih bahkan utk ngomong ke mamaku loh

  28. Bener banget kak. penting nih memberikan pemahaman perihal menstruasi ke anak perempuan. Alhamdulillah aku dulu diajarin sama ibu dan nenek. Jadi skrg tinggal aku terusin ke anak perempuanku

Thankyuuu sobat telah berkunjung di blog Ainhy Edelweiss. Silahkan meninggalkan jejak di kolom komentar yah, xoxo

Back To Top
error: Content is protected !!