Warning: file_get_contents(http://ipinfo.io/35.175.200.4): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.0 429 Too Many Requests in /home/ainc4129/public_html/wp-content/plugins/nm-visitors/nm-visitors.php on line 97
[Review Film] October - Ainhy Edelweiss
Beranda Review Film

[Review Film] October

15385217489531797892541.jpg

Genre: Drama, Romantis

Tanggal Rilis: 13 April 2018

Studio: Rising Sun Films

Sinopsis:

“October” merupakan kisah kehidupan, persahabatan dan cinta. Da (Varun Dhawan) dan Shiuli (Banita Sandhu) adalah salah satu pegawai sebuah hotel. mereka dan teman-teman lainnya sering menghabiskan waktu bersama. Shiuli, seorang gadis yang ceria dan normal secara tiba-tiba mengalami kelumpuhanseluruh badannya. Dan yang diam-diam mencintai Shiuli, tetap menerima keadaan gadis yang dia cintai.

Let’s talk about it friends

Hey friends, have you done watching this movie? if yes, then how do you think about it? if not yet, let me share some of my opinion about this.

Shiuli dan Dan merupakan karyawan magang di salah satu hotel bintang lima di India, bersama karyawan magang lain, Dan menjalani rutinitas pekerjaan di hotel. Berbeda dengan Shiuli, Dan sangat cerewet dan cenderung banyak mengeluhkan pekerjaannya. Ia tipe bossy, sedikit ceroboh, spontanitas namun bertanggung jawab. Lain halnya Shiuli, karakternya lebih tenang da mencintai pekerjaannya. Shiuli sangat menyukai bunga malam Jasmine. Bunga yang hanya mekar pada bulan Oktober, bunga yang memiliki kehidupan yang sangat singkat.

Tidak hanya kisah romantis antara Shiuli dan Dan, namun melalui film ini sedikit banyaknya kita akan tahu kehidupan para karyawan disebuah hotel. Ini mengingatkanku saat berkunjung ke hotel, pakaian serta penampilan mereka sangat rapi, begitu ramah dengan konsumen serta cekatan melayani konsumen. Namun, dibalik senyum karyawan hotel, terdapat banyak tekanan-tekanan. Dalam film Oktober, profesi pekerja hotel melalui Dan dan Shiuli memberikan fakta realitas dikehidupan nyata.

Kisah Dan dan Shiuli berawal dari sebuah pertanyaan Shiuli, “Where is Dan?” pertanyaan terakhir sebelum musibah menimpa Shiuli hingga menyebabkan kelumpuhan total. Dan yang mengetahui kondisi Shiuli dan hal yang mengganjal dipikirannya menanamkan benih cinta di hati Dan.

Nah disinilah part romantisnya friends, aku terharu nonton part ini. Siapa sih yang gak baper kalau melihat seseorang seperti Dan yang rela menghabiskan waktu dan tenaga bahkan finansialnya hanya untuk merawat Shiuli yang terbaring koma di rumah sakit.

Menariknya, Dan bukan tipe orang yang mudah menyerah. Ia selalu memiliki harapan, bahwa suatu saat Shiuli akan kembali normal.

Sayangnya aku merasa kehilangan karakter Shiuli di kehidupannya sebelum musibah itu.

Jika kamu penyuka happy ending, maka aku gak saranin nonton film ini, tapi gak rugi juga kok nonton film October. kisah Dan dan Shiuli menarik untuk dinonton diakhir pekan apalagi bagi kamu yang penyuka genre romantis.

Sekali lagi, aku merindukan film-film India dulu, penuh warna dan puitis. Film India saat ini memang tak kalah seru soal intisari kisah dan juga tokoh-tokohnya, namun sisi puitis, sastra dan seninya itu gak menonjol lagi. Atau kamu punya rekomendasi friends?

Pesan yang dapat kupetik dari film October adalah bahwa terkadang cinta dalam hidup hadir tanpa kita sadari. Dan saat itu terlihat, maka ia seperti bunga malam Jasmine, begitu singkat. So, apapun yang dimiliki saat ini, itu adalah wujud cinta yang setiap detiknya harus disyukuri. 🙂

Thank you…

______

Makassar, 03 Oktober 2018

Thankyuuu sobat telah berkunjung di blog Ainhy Edelweiss. Silahkan meninggalkan jejak di kolom komentar yah, xoxo

Back To Top
error: Content is protected !!