Beranda Review Film

Crazy Rich Asians: Harta atau Cinta?

Hola manteman, kali ini saya mau mereview film Crazy Rich Asians. Nonton film ini sih gegara teman-teman di sekitarku sering membahas film ini yang katanya seru. Seseru apa sih? Berbekal rasa penasaran, saya pun menonton film ini yang sudah tayang di bioskop bulan September lalu. Film ini diadaptasi dari sebuah novel laris karya Kevin Kwan dengan judul yang sama. Hmmm jadi penasaran kisahnya di dalam novel tersebut. Nah sebelum mengulas film ini, kenalan dulu yuk dengan beberapa tokoh utama yang jadi pilihan saya di film Crazy Rich Asians.

Constance Wu sebagai Rachel Chu

Credit Picture: Timedotcom

Henry Golding sebagai Nick Young

Credit Picture: Cosmopolitan.com

Michelle Yeoh sebagai Eleanor Young

Credit Picture: latimes.com

Gemma Chan sebagai Astrid

Credit Picture: Bostonherald

Pemainnya kece-kece badai semua yah. Sebenarnya masih ada beberapa pemeran yang lain, namun saya hanya memilih 4 tokoh utama di film ini. Nah seperti apa sih film Crazy Rich Asians yang sempat booming ini? Stay tuned…

Sinopsis:

Rachel Chu seorang Professor Ekonomi yang tinggal di Amerika menjalin hubungan dengan seorang laki-laki Asia kaya raya bernama Nick Young. Namun, Rachel tak pernah tahu identitas Nick yang sebenarnya.

Saat Nick memutuskan untuk mengenalkan Rachel pada keluarganya di Singapura, satu per satu identitas Nick terbongkar. Kendala terbesar hubungan mereka bedua bukan hanya soal perbedaan status sosial yang jauh, di mana Nick seorang pengusaha kaya raya, dan Rachel hanya seorang warga biasa yang mengajar di Amerika. Namun, juga restu ibu Nick, Eleanor Young. Akankah Rachel dan Nick mengakhiri hubungan mereka hanya karena perbedaan status sosial?

Here My Review…

Apa yang menarik dari film ini?

Kisah dalam film ini sebenarnya cukup klise, dan penonton bisa menebak ending ceritanya. Namun, yang menarik dari film ini adalah sisi pemeran film ini sendiri yang berwajah Asia, gak banyak film hollywood loh yang mendominasi wajah Asia. Kedua, di film ini mengungkapkan sisi ekonomi dari negeri China yang saat ini menguasai pasar International. So, sekalipun kisahnya bergenre romantis yang cukup klise, namun ada hal-hal baru yang bisa didapatkan.

Saya mengagumi tokoh utama yang diperankan Constance Wu, aktingnya yang terlihat pure dan memukau memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton. Harta yang dimiliki Nick setelah dia mengetahuinya, tak membuat Rachel Chu tergiur dan meninggalkan karirnya di Amerika, sebaliknya dalam adegan di ending film ini saya memberikan standing uplause untuk seorang perempuan yang cerdas dan berpendidikan tak disilaukan oleh harta. Sebaliknya memberikan pelajaran penting kepada ibu Nick yang wew super galak, hahaha.

Kekurangan

Yang namanya penonton maklum lah, ada-ada saja yang dirasa kurang, tapi coba suruh buat film sendiri, hahah. Asal kekurangan yang dirasa hanya sekedar masukan, gak apa-apalah yah. Menurutku di film ini, yang kurang itu karakter Nick Young, entah kenapa saya merasa peran dia tidak terlalu kuat sebagai The Richest Man. Soal ganteng sih biasa-biasa aja, kelebihannya gak merasa bosan dipandang #eh. Terus, film ini warning ditonton khusus 17th ke atas yah, jadi gak dikomsumsi untuk semua umur.

Kelebihan

Filmnya asik, cocok untuk tontonan di akhir weekend, tapi please yang anti baper gak usah nonton ini, soalnya banyak adegan yang menurut saya romantis hahaha.

Pesan moralnya dapet banget. Bahwa harta gak bisa membeli semuanya termasuk kebahagiaan. Buktinya? Nick rela kok ninggalin semua hartanya demi Rachel, tuh kan romantis hahaha. Tapi, yang jadi dilema bagi Nick adalah memilih antara ibunya atau Rachel. Nah loh.

Ada lagi nih pesan moral yang menurut saya patut diacungi jempol. Datang dari Astrid, keluarga Nick young. Berbeda dengan Nick yang masih memperjuangkan cintanya, Astrid malah dihadapi sebuah masalah di mana dia harus mempertahakan rumah tangganya, di mana suaminya dipandang rendah oleh keluarga Astrid. Yang saya salutin dari seorang Astrid adalah meskipun dia kaya, lebih kaya dari suaminya, dia tetap menghormati suaminya, Beda dengan suaminya yang sekalipun udah diterima sama Astrid eh malah selingkuh. Tuh kan jadi baper hahaha. Dan pesan yang seharusnya jadi note nih buat para cowok-cowok, bahwa jangan pernah menyerah dengan keadaan, be a real man!

Uhhuy,,, akhirnya saya cukup terhibur dengan menonton film ini. Yang pada akhirnya memunculkan sebuah pertanyaan. Harta atau Cinta? Temukan jawabannya berdasarkan sudut pandangmu masing-masing manteman.

Ada rekomendasi film romantis lainnya? Share yuk di kolom komentar.

Thankyuuu…

44 thoughts on “Crazy Rich Asians: Harta atau Cinta?

  1. Ping-balik: Crazy Rich Asians
  2. Aku belum nonton film ini tapi kata org2 bagus ya? Apalagi terinspirasi dari novel.
    Moga2 segera tayang nih channel tv berlangganan, gak sabar ontonnya. Nyesel kmrn pas rame2nya gk nonton.
    TFS reviewnya mbak.

  3. ini film emang bagus banget menurutku, banyak value penting yang diangkat. kalo aku personal sih aku pilih cinta, hehehe percuma harta banyak tapi gabisa bikin happy

  4. Aku ketinggalan jaman banget nih belum nonton film ini. Malah sekarang lagi menikmati hingar bingar Crazy Rich Surabayan :))

  5. Pertama keluar trailernya aku pengen banget nonton. Tapi pas abis baca reviewnya jadi merasa cukup aja ga perlu nonton. Hahaha. Klo drama aku mau dan ga bisa diceritain jd kudu nonton. 😍

Thankyuuu sobat telah berkunjung di blog Ainhy Edelweiss. Silahkan meninggalkan jejak di kolom komentar yah, xoxo

Back To Top
error: Content is protected !!