Artikel Beranda

Asyiknya Jadi Blogger Part Time

Yang jadi blogger part time, hayoo angkat tangan, jangan beneran karena aku nggak liat hihi.

Dunia blogger sudah dilirik oleh brand dan perusahaan ternama untuk menjadi bagian dari marketing yang memiliki potensi menguntungkan. Nggak heran kalau para blogger pemula bermunculan dan melirik profesi ini sebagai profesi yang cukup menjanjikan.

Yang namanya sebuah pekerjaan, nggak ada yang instan kan sobat. Bahkan menjadi blogger sekalipun. Saya pribadi belum bisa dikatakan blogger profesional yang sudah menghasilkan banyak keuntungan dari dunia blogging, hingga detik ini saya masih asyik dengan hobby menulis.

Tapi, ada loh pepatah mengatakan bahwa pekerjaan yang menyenangkan adalah hobby yang dibayar. Siapa tau, nanti hobby yang digeluti ini akan membuahkan hasil.

Yang penting, menulis aja dulu, soal tawaran pekerjaan daln lain-lain, yakin deh nanti bakal dilirik, asal kuncinya konsisten aja dulu menulisnya. cee elaaa, saya ngomong kayak udah profesional aja, hahaha. Nggak yah sobat, ini cuma sharing aja.

Ada dua tipe blogger berdasarkan waktu, pertama blogger full time yaitu blogger yang mendedikasikan seluruh waktunya untuk blogging. Kedua, blogger part time, yaitu blogger yang hanya menggunakan separuh/sisa waktunya blogging karena hal-hal tertentu, misalnya memiliki pekerjaan terikat di sebuah perusahaan.

Saya pribadi adalah blogger part time karena masih terikat dengan pekerjaan. Trus, apa sih asyiknya jadi blogger part time? Ada dong. Saya akan share pengalaman saya selama menjadi blogger part time.

1. Lebih Menantang

Tau nggak sobat, asyiknya jadi blogger part time itu terasa lebih menantang. Kenapa? karena kita dikejar waktu sementara, ide-ide brilian di kepala gentayangan, kebayangin nggak saat ide itu muncul pas kita lagi kerja di kantor. Saat hal tersebut terjadi, kita dituntut untuk lebih kreatif dan memaksimalkan waktu yang ada.

2. Anti Deadliners

Di sini ada yang deadliners? dulu saya juga deadliners sobat. Sukanya kebut semalam pas deadline tiba. Tapi, semenjak serius blogging dengan waktu yang terbatas, saya betul-betul harus mengatur waktu yang ada, jika tadinya di kamus saya masih ada kata DEADLINE, sekarang kata itu mulai memudar bahkan menghilang dari kamus, hahha. Salah satu cara saya mengatur waktu tanpa harus mengalami deadline adalah membuat bullet journal. 

3. Belajar Multitasking

Yang saya salutin dari bloggers khususnya blogger perempuan, mereka multitasking. Selain sebagai istri dan ibu, tapi juga blogging, belum lagi kalau masih terikat dengan pekerjaan. Saya belum bisa merasakan bagaimana berada di posisi mereka. Tapi, setiap membaca tulisan-tulisan mereka, saya sangat bangga dan termotivasi. Bagi saya, mom bloggers ini sangat multitasking. Dan menjadi blogger part time secara nggak langsung melatih kita yang masih single  untuk belajar multitasking.

Nah sobat gimana, asyik kan menjadi blogger part time. Jangan sedih kalau belum bisa menjadi blogger full time, the key is use the time wisely, right?

So, kamu ada di bagian mana nih sobat, blogger part time atau blogger full time?

Share yuk kisahmu di kolom komentar.

Thankyuuu…

 

50 thoughts on “Asyiknya Jadi Blogger Part Time

  1. Angkat tangan nih saya, hehe Saya juga blogger part time yang masih harus curi2 waktu untuk blogging karena selain mengurus blog, ada bos besar dan bos kecil yang utama harus saya urus lebih dulu hehe…

  2. Aku juga part time blogger mbak. Membagikan kisah, sekaligus ninggalin jejak itu seru. Aku juga lebih banyak termotivasi dg kisah keseharian di blogger. Seperti mendengar cerita langsung dr penulis.

  3. Saya juga part time, ada kerjaan kantor, bentar lagi Insyaallah ngurus bayi, mudah-mudahan gak kelelep aktivitas menulis blognya, minimal ceritain si baby aja deh.. hehe

  4. Aku juga part time blogger. Soalnya di daerahku nggak pernah ada event blogger. Aku pun sedang menghilangkan kebiasaan menjadi deadliner karena sekarang udah jarang ikut lomba blog. Pengen lebih serius di dunia nyata nih soalnya. Hehehe.

  5. Saya juga part timers, tapi bukan karena ngantor. Keseharian sibuk beraktifitas sebagai homeschooler mom yang ternyata mengambil porsi besar dalam keseharian. Semua dinikmati sih, seru juga jadi part time blogger.

  6. Aku pernah jadi Blogger part time dan beneran menantang plus bikin gemes kalonada ide gentayangan, hahahaa. Tapi aku dulu masih bisa sih ngedraft di kantor atau BW. Seharian mantengin PC, gak ketahuan juga ama pakbos, karena ruangan juga beda lokasi

  7. Ainhyyy…liat gak nih bunda ngacung sebagai blogger part time, hehe… tp ya itu bisanya cuma pake template bawaan dan nulis, nulis, nulis thok tanpa having any skill buat mempercantik blog kaya blogger2 muda yg bunda kenal nih a.l. Ainhy yg keren banget noh header blognya. Jadi nviri, bunda koq gak bisa2 ya?

  8. Jadi blogger part time dong, krn sy belum bisa mengandalkan penghasilan dari blog yg masih minim banget , tapi jd blogger Part Time juga pilihan yg oke koq 😀

  9. Yep, setuju sama Ainhy. Jadi blogger sampingan memang enak, bikin kita nyaman. Tapi hati2, jangan sampai kita terus2an ada di zona nyaman. Coba untuk upgrade diri dengan mengisi konten yang lebih baik lagi. Itu sih buatku, biar isi blognya bukan melulu sponsor. 😀

  10. Pengin deh jadi fulltime blogger. Tapi emang sih tantangannya adalah financial yg enggak pasti. Mungkin harus banyak2in pengalaman lomba sama perbanyakin portfolio nulis kalo mau jadi fulltime blogger. hehe

  11. Aku masuk mana ya hehe. Partime kali ya. Krn gk mengandalkan pendapatan full dr blogging.
    Cuma tetep meski parttime kucoba semaksimal mungkin biar tetep pro ngerjain tulisan2 pesenan. Moga2 memuaskan hehe

  12. Saya angkat tangan juga mba, hehe. Saya juga memilih jadi blogger part time karena saya merasa lebih cocok untuk saya sementara ini. Mungkin kalau besok saya sudah gak kerja di luar lagi, saya jadi blogger full time, hehe.

    salam blogging mba!

Thankyuuu sobat telah berkunjung di blog Ainhy Edelweiss. Silahkan meninggalkan jejak di kolom komentar yah, xoxo

Back To Top
error: Content is protected !!