Warning: file_get_contents(http://ipinfo.io/34.204.169.76): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.0 429 Too Many Requests in /home/ainc4129/public_html/wp-content/plugins/nm-visitors/nm-visitors.php on line 97
Jangan Gabung di Komunitas, Itu Berat! - Ainhy Edelweiss
Aktivitasku Beranda

Jangan Gabung di Komunitas, Itu Berat!

Mengutip dari quotes Dilan yang sedang booming itu. Jangan rindu, itu berat!

Mengapa sih rindu dikatakan berat? Tak perlu menjelaskannya Marimar, hanya yang merindu yang tahu bagaimana beratnya eaaaaa. 

Trus, kok gabung di komunitas juga berat? emang gabung di komunitas tuh jadi beban?

Okay… bukan itu yang saya maksud sobat, bukan karena beban menjadi bagian dari komunitas yang membuat kita merasa berat, tapi…, tapi apa kira-kira? hayoo….

Tinggalin pertanyaan itu dulu sejenak, saya ingin berbagi cerita tentang pengalaman pertama menghadiri Tudang Sipulung (Baca= Blogger Gathering).

Di bulan Februari, alhamdulillah sudah ada dua event yang saya ikuti. Pertama, Ngobrol Publik Makassar. Kedua, event Tudang Sipulung. Jika sering mengikuti event adalah hal yang buang-buang waktu, bagi saya  tidak. Ini adalah investasi waktu. Di mana kita memanfaatkan event-event positif yang ada untuk memperluas jaringan dan hal-hal baru. Tentu, nggak semua event bisa kita ikuti, hanya beberapa yang dipilih-pilih yang sesuai dengan passion kita.

By the way, untuk pertama kalinya, saya mengikuti event yang diselenggarakan AM (baca: Anging Mammiri), padahal sudah lama bergabung di komunitas ini melalui website. Rupanya, membuat target blogging memang ampuh menjadi pemicu semangat saya di dunia blogger.

Tema event AM kali ini adalah New Perfomance of Anging Mammiri. Saya mendaftar melalui formulir pendaftaran di instagram @bloggermakassar. Nggak tahu persis seperti apa yang akan dibicarakan saat pertemuan nantinya, namun saya begitu antusias mendatangi event ini. Kapan lagi coba ada kesempatan mengikuti blogger gathering yang diikuti  blogger dengan niche yang berbeda-beda.

Tepat pada tanggal 03 Februari 2019, saya ke warung Upnormal, jaraknya cukup dekat dari tempat tinggal. Di sanalah Tudang Sipulung Blogger Anging Mammiri berlangsung.

Dan lagi, rasa canggung untuk sesuatu yang selalu pertama kali, belum hilang. Setiba dilokasi, tetap saja saya merasa canggung, sekalipun sudah mengenal beberapa blogger AM.

Warung Upnormal adalah kafe kekinian yang memang menjadi tempat tongkrongan asyik, apalagi di tempat ini menyediakan ruang khusus untuk quota pengunjung yang jauh lebih banyak.

Rupanya, ada banyak teman blogger AM yang baru saya temui hari itu. Pun banyak anggota AM yang sudah lama bergabung di komunitas ini sejak awal berdirinya blogger AM. Saya merasa bangga kepada inisiator dan pengurus komunitas Blogger AM. 12 tahun bukanlah waktu yang lama untuk menjaga eksistensi sebuah komunitas.

Sembari menunggu pesanan, kak Tari selaku pengurus AM yang juga menjadi MC di Tudang Sipulung, membuka acara tersebut. Kami juga diperkenalkan sejarah singkat berdirinya AM dan bagaimana eksistensinya selama 12 tahun hingga kepengurusan terakhir.

Saya baru paham, jika di event Tudang Sipulung AM kali ini adalah memperkenalkan pengurus baru komunitas Blogger Anging Mammiri yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan pengurusan sebelumnya.

Namun, sebelum memperkenalkan siapa saja pengurus selanjutnya, kami yang datang di acara Tudang Sipulung dipersilakan memperkenalkan diri. Mulai dari nama, nama blog, serta kapan terakhir memposting tulisan di blog. Dari sesi perkenalan ini, saya merasakan kehangatan anggota komunitas AM yang sangat friendly. Jika sebelumnya hanya berkomunikasi di group komunitas, kali ini tentu berbeda.

Dari sesi perkenalan ini pula, saya dapat mengenal langsung salah satu ketua Blogger Anging Mammiri, beliau adalah kak Nunu pemilik blog nuralmarwah.com, masih muda dan energik. Selain seorang blogger, beliau juga adalah seorang dosen di salah satu universitas Makassar.

Selain mengenal kak Nunu selaku ketua blogger AM periode 2016-2019, kami juga diperkenalkan tiga ketua blogger AM sebelumnya. yaitu kak Irayani Queency Putri sekaligus Founder komunitas blogger AM, kak Muh. Syaifullah atau biasa dikenal Dg. Ipul dan kak Made.

Tentu saja, selain Founder dan ketua blogger AM, ada banyak yang terlibat berkontribusi di awal terbentuknya komunitas AM sampai saat ini. Nggak bisa saya sebutkan satu per satu, namun saya sangat bangga atas jerih payah perjuangan kakak-kakak blogger di komunitas AM.

Tibalah saatnya di bagian paling penting di event Tudang Sipulung blogger AM yaitu pengumuman pengurus baru Blogger AM. Pemilihan tersebut dipilih berdasarkan proses aklamasi.

Selamat kepada kak @hervianakamaluddin atau lebih akrab disapa kak Evhy sebagai ketua baru blogger Anging Mammiri beserta pengurus baru lainnya yang tak bisa saya sebutkan satu per satu.

Tudang Sipulung Blogger Anging Mammiri
Ketua baru Blogger Anging Mammiri, kak Evhy

Pastinya, kami semua menyambut dengan senang hati terhadap new perfomace kepengurusan blogger AM sekaligus merasa sedih harus melepas kepengurusan kakak-kakak blogger AM sebelumnya. Walau saya belum pernah mengikuti rekam jejak kepengurusan sebelumnya secara langsung, namun jasanya akan selalu dikenang dan semoga bisa mengikuti jejak semangat kakak-kakak blogger Makassar.

Harapan saya sebagai pemula, mudah-mudahan dengan kepengurusan yang baru, akan ada spirit baru yang menjadi pemacu untuk terus melahirkan karya-karya di dunia blogging.

I do hope there wil be more fun, more event and also something new.

“By together we can change the world”

By the way, sebelum mengakhiri tulisan ini, ada satu hal yang paling berkesan sekaligus menjadi pelajaran serta spirit di hati saya saat mengikuti Tudang Sipulung.

Seorang blogger yang usianya paling senior di antara kami juga menghadiri kegiatan tersebut. Beliau kerap disapa dengan bunda Dawiah. Dari beliaulah saya belajar bahwa usia tak pernah membatasi kita untuk belajar, tak perlu merasa gengsi apalagi minder. Justru, tunjukkan spirit baru dan percaya diri demi hal-hal yang positif.

Bunda, not every woman can be like you outside, but you prove it that a true woman is who always feel thirsty to learn. I’m so proud to you.

Oh iya kembali ke pertanyaan tadi. Mengapa bergabung di komunitas itu berat? Sebenarnya nggak berat sih, yang ada itu cuma rindu yang berat hahaha. Thanks for reading.

Blogger Anging Mammiri
Doc. Blogger Anging Mammiri

“I love to be a part of Blogger community how about you?”

65 thoughts on “Jangan Gabung di Komunitas, Itu Berat!

  1. senengnya ikut gabung di komunitas. waktu tinggal di makassar dulu, aku baru mulai ngeblog jadi ga ngeh kalo ada komunitas blogging di sana. semoga komunitas anging mamiri makin jaya, aamiin

  2. Aku dulu pernah ikut AM padahal bukan orang Makassara atau tinggal di sana. Dulu umum gitu. Udah lama banget tapi. Gabung sama komunitas itu enak ngak enak. Sama2 belajar karena banyak kepala beda pikiran

  3. semakin hari Komunitas Blogger Makassar Anging Mammiri bukannya makin tua tapi malah makin muda.. semoga ke depan makin banyak kegiatan menyenangkan yang bisa terwujud.

  4. Aku gak pernah ikut komunitas blogger yang offline. Beberapa kali diajak sama temen blogger Pontianak untuk ikut acara entah itu event atau sekedar kumpul aja, tapi aku gak mau. Belum ada panggilan kali ya, hehehe

  5. Oalaah upnormal udah sampai makasar juga toh sekarang. Kirain aku cuma di Bandung doang mak. Btw sama bunda Dawiah juga yah. Wah senang yah bisa bersilaturahmi bersama. Berfaedah mak acaranya

  6. Senangnya ada lagi yang baru datang di acara AM, seperti Aini. Semoga bisa terus menyemangati ya Aini.
    AM sudah seperti rumah bagi keluarga saya. Menyenangkannya sekarang, usianya beragam 🙂

  7. Jayalah selalu Anging Mammiri, saya juga dulu angota AM di milisnya hehehe. Om Lebug, Daeng Ipul, Rara, apa kabar ya mereka semua hehehe. Komunitas menyatukan yang berbeda-beda, sama seperti Indonesia tercinta, hehehe.

  8. Memang betul mbaak, berat kalau udah gabung komunitas tuh. hahaha.. Berat kalau gak jadi semangat kayak yang lainnya. Jadi rindu nih berkomunitas baik offline maupun online. Di Kediri udah gak ada lagiii hehehe. Semoga selalu rukun dan muda untuk AM.

  9. asyekkk hueheheh welkam ainy ke anging mammiri semoga bisa terus bersinergi bersama blogger2 di makassar, bantu2 tawwa juga itu kakak2 pengurus hehehe semoga solid bersama selalu

  10. Selamat bergabung dengan Anging Mammiri. Silakan duduk dengan tenang, amati dulu apa yang terjadi dan pelan-pelan kamu pasti bisa menikmati bahkan mungkin akan ikut sibuk-sibuk.

    Anyway, namaku nda pakai Muhammad nah hahaha

  11. Ish baca judul bikin aku kepo deh.. iya deh setuju kalo gabung komunitas itu berat! berat kalo sudah terlanjur sayang menganggap teman satu komunitas sebagai satu keluarga ya.. lalu saatnya bergeser kepemimpinan.. kita semua turut larut dalam kesedihan hiks.. i feel you mbak.. tetap semangat

  12. 12 tahun bukan waktu yg sebentar untuk mempertahankan sebuah komunitas. Salut dengan komunitas blogger AM.

    Ehmm bener Mbak, dengan judul tulisannya, saya pun sedang rindu ingin ikutan event lagi. Rindu ngobrol dengan teman2 seprofesi. Sayang, belum bisa ikut2 event lagi padahal banyak event di Jakarta.

  13. Alhamdulillahnya komunitas yg aktif diikuti secara online jadi bisa dimanage dengan kegiatan offline sbg istri. Semoga dgn adanya komunitas offline/online membuat silaturahmi lebih mudah ya mba.

  14. aku selalu terkesima sama yang sudah tua tapi masih produktif spt bunda Dawiah atau bunda Yati yah usianya bole tua tapi masyaAlloh semamgatnya bikin inspirasi banget kelak aku jg ngeblog sampe tua aamiin insyaAlloh

  15. Sudah 12 tahun ya AM, keren banget. Dan aku kurang gaul nih sama bloger Makassar. Tapi, ini membuktikan kalau bloger ini benar-benar memenuhi setiap sudut negeri ini ya. Bhakn dunia. Keren-keren. Semangat merindu ya Kak, merindu sebagai pejuang literasi.

  16. iya yaa bikin kangen ngumpul sesama anggota komunitas. Berarti AM sukses nih merangkul anggotanya. Semoga makin berkah yaa Anging Mammiri.

  17. Menyenangkan banget kalau ada sesi perkenalan kayak gini. Jadi tahu oh ini mas/mbak ini yg punya blog A dan B.
    Trus kalo aku diminta kapan update blog terakhir kali, mungkin rasanya pilih ngumpet aja kali ya 🤣🤣

  18. Hahaaa iya beraaattt… berat kalau enggak bisa kumpul dengan sesama blogger. Jadi nggak bisa sharing macam2 hal tentang ngeblog kalau tidak berkomunitas. Itulah kenapa penting adanya komunitas untuk mewadahi para blogger di suatu tempat tertentu, agar lebih mudah silaturahmi offlinenya. Go goooo Anging Mamiri, keep happy blogging.

  19. AM keren, udah 12 tahun, wahhh. Btw iya mbk, ikut komunitas bloger itu berat, berat karena bikin tersulut semangat untuk ngeblog positif dan bikin berusaha lebih baik dari waktu kewaktu.

  20. whoa, ternyata mbak ainhy blogger makasar ya ^^ saya dulu blogger bandung, waktu join komunitas batagor.net, sudah kenal dengan komunitas anging mammiri.. dulu sempet ikut pesta blogger juga, kak ira juga pernah jadi ketua pesta blogger 2010 ya.. cinta banget dengan komunitas blogger yang seperti ini, agak beda dengan komunitas yang aku ikutin sekarang, hehe..

  21. Alhamdulillah ,, senang mendengar ceritanya kerenn ya bisa langgeng gt komunitasnya. Saya sendiri selama ini bergabung di komunitas banyak banget yang didapat mulai dari ilmu, teman, koneksi dan juga job hehe.

  22. Judulnya menjebak wakakkaka, aslinya kebalikannya ya mbak. Berkomunitas itu sangat menyennagkan. Banyak teman dan relasi. Bahagia silaturahim

  23. Dulu sempat gabung dibeberapa komunitas pas kuliah, eh pas udah sibuk sm kerjaan begini jadi gak pernah lagi silaturrahim ketemuan, kangen rasanya ketemu teman-teman komunitas… hiks

Thankyuuu sobat telah berkunjung di blog Ainhy Edelweiss. Silahkan meninggalkan jejak di kolom komentar yah, xoxo

Back To Top
error: Content is protected !!